3 Oktober 2026

Nafiri PN Hadir untuk Memperpendek Jarak antara Pemasok Global dan Formulator Lokal

Nafiri PN Hadir untuk Memperpendek Jarak antara Pemasok Global dan Formulator Lokal

Formulator kosmetik di Indonesia tidak kekurangan ide. Yang sering terlambat datang adalah bahan yang tepat, dokumen yang lengkap, dan orang yang bisa menjelaskan cara memakai bahan itu di formula. Kesenjangan inilah yang ingin diperpendek PT Nafiri Pelita Nusantara. Sebagai importir bahan baku kosmetik Indonesia, Nafiri PN menghubungkan pemasok global dengan formulator lokal, lalu mendampingi uji aplikasi di laboratorium.

Kondisi Pasar Kosmetik dan Personal Care Indonesia

Peluang pasarnya jelas. Ketua Umum Perkosmi, Sancoyo Antarikso, menyebut nilai pasar kosmetik dan personal care Indonesia pada 2025 sekitar US$9,74 miliar menurut Statista, dan pada 2026 diperkirakan sudah menyentuh US$10 miliar atau sekitar Rp177 triliun. Proyeksi lembaga riset juga menempatkan pertumbuhan industri di atas 5,5 persen dalam beberapa tahun ke depan. Angka itu menjelaskan mengapa brand lokal, pabrik maklon, dan IKM terus menambah produk.

Pertumbuhan itu belum diikuti rantai pasok yang seimbang. Kementerian Perindustrian mencatat bahan baku kosmetik masih didominasi impor, sekitar 80 persen. Perkosmi pada September 2026 bahkan menyoroti ketergantungan yang mencapai sekitar 90 persen, terutama saat industri bersiap menghadapi kewajiban sertifikasi halal. Sabun mandi berbasis minyak sawit memang sudah bisa dipasok dari dalam negeri. Bahan aktif, emulsifier khusus, UV filter, dan banyak bahan penunjang lain masih harus didatangkan.

Kompleksitas formula memperbesar jarak itu. Dalam satu SKU, sebuah produk kosmetik bisa memakai 30 sampai 40 jenis bahan baku. Tidak semuanya tersedia di Indonesia, baik dari sisi jenis maupun skala ekonomi. Formulator lokal sering harus menunggu sampel dari luar negeri, menerjemahkan spesifikasi sendiri, lalu mengulang uji karena grade yang datang tidak sama dengan yang diuji. Waktu pengembangan jadi panjang, sementara tren pasar bergerak cepat.

Tekanan regulasi menambah kebutuhan akan mitra yang dekat. Kewajiban sertifikasi halal kosmetik berlaku mulai 18 Oktober 2026. Per September 2026, baru sekitar 56 persen produk kosmetik yang telah tersertifikasi. Survei Perkosmi terhadap 243 pelaku usaha menunjukkan hanya sekitar 10 persen yang sudah mengantongi sertifikat untuk seluruh produknya. Karena sebagian besar bahan masih impor, kesiapan dokumen dari produsen luar negeri ikut menentukan kecepatan formulator lokal.

Mengapa Nafiri PN ?

Nafiri PN berdiri untuk memotong rantai yang terlalu panjang itu. Perusahaan berposisi sebagai distributor bahan baku kosmetik dan supplier raw material personal care, dengan kantor di Gedung Menara 165, Jalan TB Simatupang Lantai 4, Jakarta Selatan. Gudang dan laboratorium aplikasi berada di Jalan Raya Muchtar No. 26, Ruko R11, Sawangan, Depok, lengkap dengan penyimpanan suhu ruang dan cold storage.

Jarak yang diperpendek bukan hanya jarak geografis. Pemasok global seperti Beta Bio, Bertin, Berto Extract, Biospectrum, Noyain, Oryza, DCT Korea, Unionchem, dan Sunson tidak perlu dicari satu per satu oleh formulator. Nafiri PN mengkurasi bahan aktif, emulsifier, surfactant, UV filter, pengawet, thickener, natural extract, silicone, dan emollient ester, lalu menyediakannya dalam bentuk sampel yang bisa diuji di lab Depok.

Pendampingan formulasi menjadi bagian dari pasokan. Tim teknis membantu mencocokkan bahan dengan brief produk, menguji tekstur, dan menjelaskan alternatif jika suatu grade sedang kosong. Workshop onsite dan webinar memberi formulator lokal ruang untuk memahami fungsi bahan sebelum membeli volume produksi. Saat ini Nafiri PN sudah terhubung dengan lebih dari 200 pelanggan di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera.

Bagi formulator, manfaatnya praktis. Sampel tidak harus menunggu kiriman lintas negara untuk setiap percobaan kecil. Spesifikasi bisa didiskusikan dengan tim yang berpengalaman lebih dari 20 tahun di penjualan dan riset. Setelah formula dirasa cocok, bahan yang sama bisa dipesan ulang dari gudang di Depok.

Pasar kosmetik Indonesia sedang membesar, tetapi formulator lokal masih bekerja dengan bahan yang sebagian besar berasal dari luar. Nafiri PN hadir agar jarak antara pemasok global dan meja formulasi di Indonesia tidak lagi sepanjang rantai impor yang lambat. Konsultasi bahan dan permintaan sampel dapat dikirim melalui WhatsApp +62 813-9884-8010.

Leave A Comment